Ciri-ciri Pengguna NAPZA

Posted on 27 Februari 2010

0


——————————————–

Oleh : Raymond Tambunan, Psi.

Secara medis dan hukum, penyalahguna NAPZA harus melewati satu atau serangkaian tes darah orang yang diduga menyalahgunakannya. Tetapi, sebagai orang tua dan guru, penyalahguna NAPZA dapat dikenali dari beberapa ciri fisik, psikologis maupun perilakunya. Beberapa ciri tersebut adalah sebagai berikut.

A.  Fisik

  • Berat badan turun drastis.
  • Mata cekung dan merah, muka pucat dan bibir kehitaman.
  • Buang air besar dan air kecil kurang lancar.
  • Sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas.
  • Tanda berbintik merah seperti bekas gigitan nyamuk dan ada bekas luka sayatan.
  • Terdapat perubahan warna kulit di tempat bekas suntikan.
  • Sering batuk-pilek berkepanjangan.
  • Mengeluarkan air mata yang berlebihan.
  • Mengeluarkan keringat yang berlebihan.
  • Kepala sering nyeri, persendian ngilu.

B.  Emosi

  • Sangat sensitif dan cepat bosan.
  • Jika ditegur atau dimarahi malah membangkang.
  • Mudah curiga dan cemas
  • Emosinya naik turun dan tidak ragu untuk memukul atau berbicara kasar kepada orang  disekitarnya, termasuk kepada anggota keluarganya. Ada juga yang berusaha menyakiti diri sendiri..

C.  Perilaku

  • Malas dan sering melupakan tanggung jawab/tugas rutinnya.
  • Menunjukkan sikap tidak peduli dan jauh dari keluarga.
  • Di rumah waktunya dihabiskan untuk menyendiri di kamar, toilet, gudang, kamar mandi, ruang-ruang yang gelap.
  • Nafsu makan tidak menentu.
  • Takut air, jarang mandi.
  • Sering menguap.
  • Sikapnya cenderung jadi manipulatif dan tiba-tiba bersikap manis jika ada maunya, misalnya untuk membeli obat.
  • Sering bertemu dengan orang-orang yang tidak dikenal keluarga, pergi tanpa pamit dan pulang lewat tengah malam.
  • Selalu kehabisan uang, barang-barang pribadinya pun hilang dijual.
  • Suka berbohong dan gampang ingkar janji.
  • Sering mencuri baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun pekerjaan.

Di samping itu, kondisi fisik penyalahguna NAPZA akan sangat mudah dikenali dalam keadaan putus obat, terutama narkotika (seperti ganja, putau dan sejenisnya), yaitu dengan ciri-ciri:

  • air mata berlebihan
  • banyaknya lendir dari hidung
  • pupil mata membesar
  • diare
  • bulu kuduk berdiri
  • sukar tidur
  • menguap
  • jantung berdebar-debar
  • ngilu pada sendi

Penting untuk diperhatikan, semua ciri-ciri di atas adalah indikator dari penyalahgunaan NAPZA, tapi BUKAN ciri yang dapat menentukan apakah seseorang sudah menyalahgunakan NAPZA. Artinya, perlu kehati-hatian dan kebijaksanaan untuk menggunakan ciri-ciri itu untuk menuduh seseorang terlibat penyalahgunaan NAPZA. Ciri-ciri ini digunakan terutama untuk meningkatkan kewaspadaan serta perhatian orang tua dan guru, untuk kemudian menindaklanjutinya dengan pemeriksaan darah pada lembaga yang berwenang bila seseorang dicurigai.

Iklan
Posted in: Kesehatan